HICTE 2019, Dorong Perkembangan Industrialisasi di NTB

Mataram, MN – Gubernur dan Wakil Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menghadiri The 5th Hamzanwadi International Conference On Technology and Education (HICTE) 2019. Konferensi ini bisa menjadi salah satu langkah positif dalam mendorong perkembangan industrialisasi di NTB.

“Semoga dengan mengundang beberapa nama besar ke konferensi internasional tidak hanya kapasitas dan melakukan penelitian tetapi juga merupakan sinyal bagi industri untuk datang ke NTB, untuk datang ke Indonesia dan berinvestasi di daerah kami sehingga peningkatan kapasitas kemampuan teknologi dalam informasi teknologi dapat menyenangkan di daerah kami,” kata Gubernur Zulkieflimansyah di acara HICTE 2019 yang digelar di Aula Hotel Grand Legi, di Mataram, Sabtu (5/10/2019).

Menurut Gubernur, pentingnya teknologi dalam membangun daya saing industri. Dalam hal ini, daya saing dimaknai sebagai kemampuan suatu negara, kemampuan suatu bangsa, atau suatu wilayah untuk menghasilkan barang dan jasa yang menjadi standar pasar internasional.

“Untuk membuat standar pasar internasional sangatlah tidak mudah, kita perlu menemukan proses baru. Kita perlu menemukan cara baru untuk merealisasikan hal tersebut,” tutur beliau.

Semua teknologi, lanjutnya, sangat penting, kita harus sangat berhati-hati dalam mengidentifikasi apa yang Anda maksudkan dengan teknologi, karena proses akumulasi teknologi sangat berbeda antara negara maju dan negara berkembang.

Dalam kegiatan yang mengusung tema meningkatkan pendidikan dan kapasitas riset dengan teknologi dan pengetahuan berbasis komputer melalui sinergi lokal-global di Era Industri 4.0 tersebut, Wakil Gubernur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah, M.Pd selaku Rektor Universitas Hamzanwadi menyampaikan salam hangat dan terima masih kepada para pemateri yang berkesempatan hadir untuk berbagi pengalaman tentang pendidikan dan teknologi.

“Saya sangat berterima kasih kepada Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan MLS, P.Hd, Dr. Trudy-Ann Sweeny, Dr. L. Sivarama Krisna, Dr. Vijay Kumar Dr. Mechoke Chodoung and Dr. Wan mohd. Khairul yang akan membagikan pandangannya mengenai teknologi dan pendidikan,” ucapnya.

Umi Rohmi juga menjelaskan pentingnya teknologi dalam pendidikan. Dengan kemajuan teknologi yang sangat cepat akan sangat cepat mengalahkan sistem pendidikan yang ketinggalan zaman.

Terakhir, Umi Rohmi mengucapkan terima kasih kepada Kemenristekdikti yang telah mempercayakan konferensi tersebut kepada Universitas Hamzanwadi, dan seluruh pemateri dan peserta yang hadir dalam acara tersebut. Umi Rohmi sangat optimis bahwa konferensi tersebut akan menuntun pada perubahan yang positif menciptakan kesadaran untuk menghasilkan pengajaran yang efektif dan kolaboratif bagi pendidikan NTB di masa depan.

Rangkaian acara pembukaan The 5th Hamzanwadi International Conference On Technology and Education (HICTE) 2019 diisi dengan persembahan-persembahan mahasiswa dari Universitas Hamzanwadi dan konferensi pers dengan pemateri atau keynote speaker acara tersebut.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Dr. Trudy Sweeney dari Flinders University of Australia, Dr. L. Sivarama Khrisna dari India, Dr. Mechooke Chodoung dari Thailand, Assoc. Prof. Ts. Dr. Wan Mohd Khairul Wan Mohammad Zin dari Malaysia dan Prof. Ir. Zainal Arifin Hasibuan, MLS., Ph. D, Kepala Asosiasi Pendidikan Tinggi Indonesia di bidang informatika dan komputer. Mereka menjadi pembicara dalam kegiatan tersebut. (hs-ntb/mn-07)

Komentar