Demo Persatuan Pencak Silat se-NTB didepan Polda NTB

Mataram, MATARAMnews – Puluhan anggota pencak silat Persaudaraan Setia Hati Teratai, gelar aksi unjukrasa di Polda NTB, Kamis (3/5/2012) siang. Aksi ini dilakukan atas rasa kecewa mereka terhadap kinerja aparat kepolisian dalam menangani kasus dugaan percobaan pembunuhan terhadap salah satu anggota mereka yang terjadi pada Jumat (6/4/2012) sekitar pukul 20.00 wita di wilayah Lingkungan Bagik Kembar, Kelurahan Tanjung Karang, Ampenan.

Dari itu,mereka menuntut aparat kepolisian untuk segera mengungkap siapa pelaku dibalik penebasan tersebut. Massa dari pencak silat juga berpendapat bahwa polisi setengah hati dalam mengusut kasus tersebut karena kejadian telah berlalu hampir satu bulan namun belum ada pelaku yang berhasil diungkap.
“Kami minta penyidik polisi semuanya turun untuk mengungkap pelakunya,” kata Nanang dalam orasinya.

Selain itu, massa ini juga mengancam jika saja pihak kepolisian tidak mampu mengungkap pelakunya maka mereka akan bertindak sendiri. “Kami akan mencari sendiri pelakunya jika polisi tidak bisa,” teriak Nanang dalam orasinya.

Kasus dugaan percobaan dengan cara penebasan oleh orang tidak dikenal ini terjadi di wilayah hukum Polsek Ampenan. Dalam aksi solidaritas ini diikuti oleh seluruh cabang pencak silat se-pulau Lombok.

Sebelum mendatangi Polda NTB, mereka juga terlebih dahulu mendatangi Mapolsek Ampenan kemudian Mapolres Mataram. Dalam aksinya, massa ini juga membawa beberapa spanduk dengan tulisan, “Polda seharusnya memiliki angoota yang profesional dalam menangani kasus percobaan pembuhuhan saudara kami Pramudi dan sekecil apapun kriminalitas tetap melanggar hukum dan harus dituntaskan tanpa pandang bulu”.

Kapolsek Ampenan, Kompol Eko Supriadi, mengatakan bahwa pihaknya sudah menangani kasus tersebut sesuai dengan prosedur yang ada. “Kami telah meminta keterangan korban dan keluarga dan saksi-saksi,” Ucapnya ketika ditemui dilokasi unjukrasa.

Menurutnya, dari hasil keterangan yang diberikan oleh korban maupun saksi, polisi masih melakukan penyelidikan dan penyidikan.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !