Menu
Senin, 17 Desember 2018 | 5:51:07 am

Panen 1000 ekor Pedet, Wagub Rohmi Tekankan Kualitas Sapi Peternak

Panen 1000 ekor Pedet, Wagub Rohmi Tekankan Kualitas Sapi Peternak

MN, LOMBOK --Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Hj. Sitti Rohmi Djalillah, menghadiri Panen Pedet NTB 2018 sekaligus Launching Pusat Peragaan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi Daerah, di Kawasan Saint Techno Industrial Park, Banyumulek Lombok Barat, Kamis (6/12/2018).

Wagub Rohmi menekankan kepada seluruh peternak untuk mampu memanfaatkan momen panen sebagai upaya peningkatan produktifitas, tidak hanya bagi peningkatan ekonomi, juga pada kualitas sapi ternak yang dimiliki.

"Panen Pedet kali ini diharapkan bisa bermanfaat untuk seluruh peternak NTB, agar dapat menjadikannya lebih produktif. Populasi sapi diharapkan dapat berkembang dengan baik, serta menghasilkan sapi berkualitas bagi konsumen nantinya," ujar Wagub Rohmi.

Ia berharap produksi utama sapi akan semakin maju. Sisi lain dalam bidang peternakan yang harus diantisipasi dan perlu diperhatikan saat ini adalah faktor keamanan bagi para peternak.

"Permasalahan di Lombok saat ini adalah pada tingkat keamanan para ternak yang dikelola masyarakat. Dibandingkan Lombok , Sumbawa lebih aman untuk berternak. Untuk itu, permasalahan keamanan harus dapat cepat ditangani, agar peternak sapi bisa menjalankan mata pencahariaannya dengan aman dan terkendali," ujar Wagub Rohmi.

Disamping itu, Wagub juga berpesan agar launching pusat peragaan ilmu pengetahuan dan teknologi daerah ini, dapat memberikan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat, khususnya dalam upaya peningkatan nilai produktifitas peternak di NTB.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi NTB, H. Aminurrahman, melaporkan panen kali ini merupakan program Upaya Khusus Percepatan Populasi Sapi Bunting (UPSUS SIWAB). Kadis pada momen tersebut sekaligus mengapresiasi peternak yang berhasil menjalankan program tersebut.

"UPSUS SIWAB mencakup dua program utama yaitu peningkatan populasi melalui Inseminasi Buatan (IB) dan Intensifikasi Kawin Alam (INKA). Dengan adanya UPSUS SIWAB diharapkan populasi sapi meningkat dan yang terpenting adalah masyarakat sejahtera," jelas Aminurrahman.

Jumlah pedet yang ada di lokasi acara beserta induknya saat ini sebanyak 1000 ekor. Sedangkan rangkaian kegiatan tersebut adalah, panen pedet dan lomba persilangan antara pedet ras lokal dan bali, untuk dipilih yang terbaik.

"Nusa Tenggara Barat di tingkat Nasional mendapat juara teknisi inseminasi (Inseminator) terbaik I, Petugas pemeriksa kebuntingan terbaik I serta Dokter hewan terbaik III," jelas Aminurrahman.

"UPSUS SIWAB merupakan suatu hal yang luar biasa terutama dedikasi insuminatornya, semoga kita bisa menjadi negara yang makmur karena peternakannya," tutur Sugiono, Direktur Perbibitan dan Produksi Tenak, Ditjen Peternakan dan Kesehatan Hewan yang hadir mewakili Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Drh. I Ketut Diarmita MP yang berhalangan hadir pada acara tersebut.

Selain Kepala OPD se-Nusa Tenggara Barat turut hadir pula Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan dari berbagai daerah di Indonesia seperti Sumatera Selatan, Kalimantan Timur, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur. --(hs-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :