Dikes KLU Mulai Membangun RSUD Tipe C

MARARAMnews, (KLU) – Setelah sempat menjadi pro kontra dan tarik ulur antara pihak eksekutif dan legislatif, dimana sebelumnya pihak legislatif meragukan pembangunan RSUD oleh Dikes KLU dengan hanya menggunakan dana sebesar Rp4,7  milyar, termasuk  adanya kekhawatiran akan tidak turunnya dana stimulan sebesar Rp120 milyar pada tahun 2012, yang dijanjikan Kementerian Kesehatan,  akan tetapi dipenghujung tahun ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Lombok Utara (Dikes KLU), tetap melaksanakan pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah KLU Tipe C.

{xtypo_info}FOTO: Kepala Dikes KLU, dr Benny Nugroho{/xtypo_info}

Proses pembangunan RSUD yang terletak dilahan milik Pemda seluas empat hektar yang berdampingan dengan Puskesmas Tanjung itu, saat ini baru saja memasuki tahapan penggalian pondasi dan penembokan pagar keliling, dengan pengawasan ketat konsultan dari pusat, meski proses tendernya nyaris tidak terdengar sebelumnya.

Kepala Dikes KLU, dr Benny Nugroho saat ditemui (10/10/2011), diruang kerjanya menyatakan, bahwa sesuai dengan perencanaan awal, tahun ini proses pembangunan RSUD tetap dilakukan, mengingat RSUD merupakan kebutuhan masyarakat KLU yang cukup mendesak, terlebih anggaran sebesar Rp4,7 milyar telah disetujui DPRD.

Menurut Benny, pembangunan RSUD KLU terdiri dari beberapa gedung pelayanan, dan saat ini sedang dibangun satu gedung dasar untuk sejumlah Poly yakni, poly anak, Opjien, penyakit dalam, bedah dan poly gigi termasuk apotik dan UGD.

Dikatakan dr Benny,  bahwa seluruh proses pembangunan awal RSUD KLU ditargetkan rampung akhir tahun ini termasuk proses pembangunan tidak akan mengganggu pelayanan kepada pasien.  Pembangunan RSUD KLU itu ditargetkan selesai akhir desember tahun ini, dan akan dilanjutkan tahun 2012 dengan dana lanjutan yang lebih besar yang akan kita ajukan. Pembangunan RSUD juga kami jamin tidak akan mengganggu pelayanan pasien dipuskesmas tanjung,” tegasnya.

Mengenai kelanjutan pembangunan beberapa gedung dan fasilitas pendukung lainnya, Kadikes KLU itu menyebutkan, bahwa ia akan mengajukan anggaran tambahan sebesar Rp15 milyar pada APBD murni tahun 2012. Ia juga menambahkan dana stimulan RSUD KLU dari Kementerian Kesehatan masih bisa didapatkan, sebagaimana yang dijanjikan pusat, namun masih tetap membutuhkan pengawalan dan lobi disamping adanya dukungan dari DPRD dan setidaknya dengan dukungan kondusifitas masyarakat Lombok Utara.

(Laporan: Ari | Lombok Utara)