Pemuda Ansor NTB Cabut Dukungan Atas Usulan Jadi Menteri

MATARAMnews, (Mataram) – Terkait pernyataan Generasi Muda (GMNU) NTB sebelumnya yang telah dimuat di beberapa media, bahwa FKGMNU NTB mendukng tiga nama putra daerah NTB menjadi menteri. Atas dasar itulah GMNU NTB melaksanakan pertemuan di aula PW NU NTB. Pertemuan itu dihadiri Sekretaris PW. GP Ansor NTB, M. Akri, Wakil Ketua, Akhdiansyah, M. Husni Abidin, Maaz Hubaidi, Abd Rajab, Yusuf  Tantowi, Fadil Adly, Sukri Al-Varo, Muahardi, Subroto Ketua Umum PMII Mataram, Hayatun Nufus Ketua IPPNU NTB dan yang lainnya.

Dalam pertemuan, pada (12/10/2011) itu, beberapa poin pernyataan disepakati diantaranya, ‘GP. Ansor adalah organisasi kepemudaan Nahdlatul Ulama’ yang berjuang untuk kemaslahatan ummat berdasarkan Islam Ahlussunnah Waljamah. “Oleh sebab itu GP. Ansor NTB tidak bisa dipergunakan untuk kepentingan peribadi dan partai politi tertentu”, ungkap M. Akri juru bicara dalam pertemuan tersebut.

“Pernyataan dukungan Ketua PW. GP. Ansor NTB terhadap tiga nama calon menteri dari NTB yang dimuat di media daerah tidak melalui rapat pleno organisasi, dan atas dasar inilah dukungan tidak sah. Dan semua konsekeuensi terhadap dukungan tersebut tidak bertanggung jawab”,  tegasnya.

Dijelaskan M. Akri yang didampingi oleh pengurus harian PW. GP Ansor NTB, untuk membahas kondisi internal PW. GP Ansor NTB saat ini akan dibahas melalui Rapat Pimpinan Wilayah (Rapimwil) yang akan segera dilaksanakan dan di hadiri oleh unsur pimpanan pusat, pimpinan wilayah dan pimpinan cabang.

Sementara, dalam pernyataan tersebut yang telah ditandatangani oleh sekretaris, wakil ketua, wakil sekretais PW. GP. Ansor NTB, Ketua Umum PC. PMII Mataram dan Ketua IPPNU. Terkait hal ini, kepada MataramNews via ponsel ketua PW. GP Ansor NTB Suaeb Qury megatakan,  soal pernyataan beberapa pengurus Ansor NTB tersebut jangan direspons dan mereka lagi alergi,” ungkapnya.

“Apa yang kami lakukan itu adalah politik dan tidak ada pleno-pleno dan ini merupakan hak politik pribadi ketua, dan pada saat pertemuan para ketua-ketua seperti PMII, IPNU, IPPNU hadir secara peribadi  masing-masing ketua, hal tersebut tidak ada masalah bagi organisasi,” tegas Suaeb Qury.

(Laporan: Zam | Mataram)

Bagikan :