Bupati KLU, Dr. H. Najmul Akhyar saat membacakan surat edaran Bupati Lombok Utara Nomor 188.64/230/BUP/2020 didampingi Forkopimda.

Lombok Utara, MN – Bupati Lombok Utara H Najmul Akhyar mengeluarkan Surat Edaran (SE) mengenai Pedoman Penyelenggaraan Keagamaan di Rumah Ibadah Ditengah Pandemi Covid-19 di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Diatur dalam SE Bupati Lombok Utara Nomor 188.64/230/BUP/2020 yang ditanda tangani pada 5 Juni 2020.

Kebijakan tersebut dibuat menyikapi salah satunya, SE Menteri Agama Nomor 15 Tahun 2020 tentang ‘Panduan Penyelenggaraan Kegiatan Keagamaan di Rumah Ibadah dalam Mewujudkan Masyarakat Produktif dan Aman COVID-19 di Masa Pandemi’.

Kemudian, Maklumat Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia nomor: Kep-1188/DP-MUI/V/2020 tentang ‘Rencana Pemberlakuan Kehidupan Normal Baru (New Normal Life) ditengah Pandemi COVID-19’.

“Maka dalam rangka mendukung fungsionalisasi rumah ibadah pada masa pendemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19), perlu dilakukan pengaturan kegiatan di rumah ibadah melalui adaptasi ke perubahan kegiatan keagamaan menuju masyarakat produktif dan aman COVID di Kabupaten Lombok Utara,” demikian tulis Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar dalam SE tersebut yang diterima, Jumat (5/6/2020).

Najmul menyampaikan bahwa pembukaan masjid untuk jamaah baik sholat wajib lima waktu maupun Jum’atan dengan tetap mengikuti perkembangan informasi penularan Covid-19 di wilayah setempat.

Kegiatan keagamaan inti dan kegiatan keagamaan sosial di rumah ibadah, berdasarkan situasi riil terhadap pandemi Covid-19 di lingkungan rumah ibadah tersebut.

“Untuk menjaga keselamatan jamaah pengurus masjid harus memberlakukan protokol cegah tangkal Covid-19 diantaranya menjaga jarak minimal 1 meter antar jamaah, mengenakan masker dari rumah, membawa sajadah atau sapu tangan sendiri atau kelengkapan lain yang diperlukan,” ungkap Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar.

(klu/mn-07)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !