BAKP Unram, Drs Ruspan M.Ak.
- advertisement -

Mataram, MN – Pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) pada masa transisi menuju new normal life (tatanan hidup baru), harus tetap mengutamakan standar protokol kesehatan pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19 secara ketat.

Hal tersebut juga diterapkan oleh Universitas Mataram (Unram) dalam pelaksanaan UTBK yang digelar mulai 5 Juli ini, demikian diungkapkan Kepala Biro Akademik Kemahasiswaan dan Perencanaan (BAKP) Unram, Drs Ruspan M.Ak, saat dihubungi melalui aplikasi WhatsApp, Rabu (1/7/2020).

“Hal itu sebagaimana arahan dari LTMPT (Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi) termasuk juga arahan dari Dirjen Dikti Kemdikbud dan Ketua Majelis Rektor PTN (Perguruan Tinggi Negeri) Indonesia, untuk mengurangi risiko penyebaran infeksi Covid-19. Artinya, kebijakan itu ditetapkan demi mengutamakan keselamatan peserta maupun penyelenggara UTBK,” ungkapnya.

Menurut Ruspan, sebagai salah satu pusat penyelenggara UTBK yang akan digelar mulai 5 Juli ini, Unram akan memastikan bahwa peserta UTBK yang mengikuti tes dalam keadaan sehat.

“Setiap peserta akan dicek suhu tubuhnya dan harus selalu memakai masker, sehingga jangan sampai ada hal-hal yang tidak diinginkan terjadi pada peserta saat menjalani tes UTBK. Karena itu, kami dari pihak penyelenggara saat ini dalam tahap finalisasi terkait petugas dan penyiapan masker cadangan,” tutur Ruspan.

Selain itu, ia juga mengimbau kepada peserta UTBK agar mencuci tangan pakai sabun pada air yang mengalir, sebelum memasuki dan setelah keluar ruang ujian termasuk menghindari menyentuh bagian-bagian yang tidak diperlukan atau tidak penting, selama berada di lokasi ujian.

“Ingat, sesuai protokol kesehatan agar semua yang terlibat dalam UTBK menjaga jarak. Nah, kami tekankan di sini hal itu harus diikuti khususnya kepada para peserta saat menunggu giliran ujian. Pun, peserta agar segera pulang begitu selesai ujian,” tandasnya.

Sedangkan mengenai kebijakan terbaru dari Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), kaitannya dengan pelaksanaan tes UTBK yang dilaksanakan dalam dua gelombang yakni tahap pertama pada 5 – 14 Juli dan tahap kedua pada 20 – 29 Juli 2020 dengan menerapkan dua sesi setiap hari dimana setiap hari akan digelar dua sesi, kecuali hari Jumat hanya satu sesi.

“Jadi , mengingat tes UTBK Unram digelar di dua wilayah yakni Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, maka kami hanya menggelar dua sesi setiap hari pada tahap pertama, kecuali hari Jumat. Sedangkan di tahap kedua Unram hanya melaksanakan satu sesi saja,”pungkasnya.

(mn-07)