- advertisement -

Sumbawa, MN – Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa beserta keluarga, melalui Danrem 162/WB menyerahkan hewan kurban sebanyak 16 ekor sapi kepada masyarakat di pulau Bungin kecamatan Alas, Kabupaten Sumbawa, Kamis (30/7/2020).

Mewakili Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Andika Perkasa, Danrem 162/WB Brigjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani, S.Sos. SH. M.Han., menyerahkan langsung hewan kurban kepada Kepala Desa Pulau Bungin Jaelani dan Tokoh masyarakat Khaerman, disaksikan oleh Kasiops Kasrem 162/WB Kolonel Inf Susilo, S.Sos., Kasiter Kasrem 162/WB Letkol inf Budi Rahmawan dan Dandim 1607/Sumbawa Letkol Inf Samsul Huda, SE. M.Sc., serta masyarakat setempat.

Usai menerima hewan kurban, Kades pulau Bungin Jaelani didampingi sdr. Khaerman, atas nama seluruh masyarakat setempat mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Jenderal TNI Andika Perkasa beserta keluarganya atas perhatiannya kepada masyarakat pulau Bungin.

“Alhamdulillah setelah lima tahun lalu, sekarang masyarakat kami mendapat bantuan 16 ekor sapi dari Bapak Kasad,” ungkapnya.

Sementara Danrem 162/WB dalam wawancaranya dengan awak media mengatakan, pulau Bungin menjadi atensi Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) untuk memberikan bantuan hewan kurban karena pulau Bungin merupakan salah satu pulau yang terpadat penduduknya di Nusa Tenggara Barat bahkan di nusantara.

Selain itu, sambungnya, pulau Bungin juga pernah terdampak bencana gempa bumi pada tahun 2018, dan tidak berselang lama juga pernah terdampak kebakaran yang mengakibatkan hampir sekitar 30 % atau 40 % rumah warga terbakar serta masyarakat pulau Bungin yang mayoritas nelayan dan ekonominya pun masih di bawah standar.

“Syukur Alhamdulillah, hari ini Bapak Kasad berkenan memberikan bantuan 16 ekor sapi kepada masyarakat pulau Bungin yang bisa dimanfaatkan untuk hewan kurban,” ucapnya.

Brigjen TNI Rizal Ramdhani berharap, dengan adanya bantuan hewan kurban dari Kepala Staf Angkatan Darat mudah-mudahan dapat bermanfaat dalam membantu meringankan beban masyarakat setempat pada Hari Raya Idul Adha 1441 H dalam situasi Covid-19 yang saat ini sedang menimpa di Nusa Tenggara Barat bahkan Indonesia.

(mn-07)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini