Aksi unjukrasa LSM PERFECTs dan GARUDA depan kantor PT.NNT Sumbawa

Sumbawa, MATARAMnews – Aksi unjuk rasa terhadap PT. Newmont Nusa Tenggara (PT.NNT) terus berlanjut. Pasca gagal menduduki camp perusahaan di Lamrung oleh Forum Masyarakat Lingkar Tambang (FMLT) Kamis (12/7/2012) kemarin, perusahaan asal Amerika ini kembali bakal diguncang aksi.
Kali ini ancaman aksi datang dari kelompok Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Perfect dan Garuda, dua LSM yang cukup tegas dalam sikapnya, menolak keberadaan PT.NNT di kabupaten Sumbawa.

Menurut mereka, kehadiran investor pertambangan dimanapun berada dianggap tidak mampu meningkatkan taraf ekonomi atau kesejahteraan masyarakat, bahkan justru menciptakan kantong-kantong kemiskinan baru sebagai buah meningkatnya nilai jual barang tanpa dibarengi dengan kekuatan daya beli masyarakat.

“Kami tetap akan menolak PT.NNT, karena belum ada sejarah investasi pertambangan akan membawa kesejahteraan masyarakat secara berkeadilan,” tegas ketua LSM Perfcts, Haris Munandar.

Dia mengakui, Senin kelompoknya kembali mendatangi kantor PT.NNT yang berlokasi di jalan Garuda Sumbawa Besar dan menyatakan penolakannya terhadap keberadaan perusahaan tersebut.

Indikasi bencana yang bakal mengancam masyarakat Sumbawa kedepan, menurut Haris Munandar sangat jelas, satu bukti yakni dengan tidak adanya ketegasan petinggi  PT.NNT terkait desakan masyarakat di daerah ini yang meminta PT.NNT membangun infrastrukturnya secara total di kawasan eksplorasi Dodo-Rinti.

“Mana ada petinggi Newmont yang berani menyatakan bahwa mereka pasti akan membangun infrastruknya secara total di Dodo-Rinti, jika  kelak secara ekonomi layak untuk dieksploitasi,” ucap Haris, sembari menyatakan “Hanya ada satu pilihan, bangun infrastruktur total atau hengkang dari Sumbawa”.


(kon-ln-wartapost)





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !