Dua Kepala SD diperiksa penyidik Polres Loteng terkait dugaan kasus DAK mutu 2010

Loteng, MATARAMnews – Kasus dugaan penyelewengan Dana Alokasi Khusus (DAK) Mutu 2010 mulai berjalan, Rabu (1/9/2012), dua Kepala SDN itu yakni, Kepala SDN 1 Lendang Kunyit, M. Najamudin dan Kepala SDN Gerenjeng Abdul Hakim.

Sebelum memasuki ruang penyidik, M. Najamudin dihadapan wartawan membenarkan pihaknya telah dipanggil pihak penyidik Polres Loteng, bahkan dalam pemanggilan guna untuk dimintai keterangan oleh pihak penyidik, terkait dugaan penyelewengan DAK Mutu 2010.

Dalam pemeriksaan dugaan kasus DAK tersebut, ada 93 Kasek yang akan diperiksa guna dimintai keterangannya. Sedangkan Ia berdua dengan Kasek Gerenjeng merupakan orang pertama yang diperiksa dalam kasus dugaan yang menelan dana puluhan milyaran tersebut.

Sedangkan dalam kesempatan itu, Najamudin mengaku, bahwa dalam menghadiri pemeriksaan ia yang juga membawa contoh buku yang pihaknya terima dari Dikpora, ”Ini contoh buku itu yang kami bawa untuk diperlihatkan ke pihak penyidik,” jelasnya.

Pihak penyidik Polres Loteng, Andreas membenarkan bahwa dua Kepsek tersebut diperiksa guna untuk dimintai keterangannya terkait kasus dugaan DAK Mutu 2010 lalu. Namun pihak penyidik belum bisa memberikan informasi yang lebih jelas karena dia memiliki atasan, “silahkan konfirmasi ke Kasat Reskrim,” katanya.

Sementara itu, Kasat Reskrim IPTU Deny Setiawan, yang dikonfirmasi, belum bisa menjelaskan karena kasusnya masih berjalan.





Unduh versi Android situs berita Mataram News DISINI !