Panorama Pantai Wadu Jao di desa Jambu kecamatan Pajo, kabupaten Dompu, NTB.

DOMPU– Pantai “Wadu Jao” atau dalam bahasa Indonesia batu hijau, yang dulunya tidak masuk dalam destinasi tujuan, kini disulap menjadi destinasi andalan di desa Jambu kecamatan Pajo, kabupaten Dompu, NTB.

Sebelumnya, memang Pantai Wadu Jao yang di ujung Teluk Cempi ini, kalah pamor dengan pantai-pantai lainnya seperti Sarae Nduha, Lakey bahkan tetangganya sendiri yakni Pantai Felo Janga. Jarak tempuh Pantai Wadu Jao dari pusat kota Dompu hanya dengan perjalanan 15 menit saja.

Wisatawan yang mengunjungi Pantai Wadu Jao bakalan dibuat betah, apalagi dengan adanya mini café yang menyediakan makanan hingga minuman ringan, wisatawan tidak perlu repot membawa bekal sendiri.

Khensu alias Syarifudin, pemuda kreatif asal Desa Jambu menjamin, harga-harga yang ditawarkan dalam mini café itu, jauh lebih terjangkau oleh kantong wisatawan yang masih membidik wisatawan lokal.

Meski akses jalan menuju Wadu Jao sudah tertata rapi yang dibangun menggunakan Dana Desa Jambu tahun 2019, namun untuk masuk ke lokasi dari jalan utama dibutuhkan jarak dua kilometer. Akses penerangan juga tidak terjangkau menuju lokasi ini. Butuh perhatian serius dari pemerintah daerah, untuk pemenuhan kebutuhan sarana dan prasarana dalam menunjang kebutuhan Pantai Wadu Jao.

Khensu bersama rekan-rekannya menata Pantai Wado Jao menjadi tempat yang cantik untuk dikunjungi. Penataan pantai yang sebelumnya hanya biasa saja, kini disulap dengan berbagai fasilitas. Pantai yang dulunya hanya menyuguhkan panorama alam yang sebetulnya indah, dengan hamparan batu-batu karang yang jika air surut batu-batu karang ini, terlihat hijau, dianggap biasa. Sekarang sudah dibangun cafe dan spot spot foto bagi pengunjung, dan bahkan sudah ada disediakan tempat menyewa sampan bagi pengunjung yang ingin melihat pemandangan bahari.

(mn-10)