Mahasiswa Adu Otot dengan Sat Pol PP

MATARAMnews (Mataram) – Peringati hari pahlawan mahasiswa turun kejalan dengan menggelar aksi unjukrasa. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Pergerakam Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Cabang Kota Mataram gelar aksi unjukrasa dalam memperingati hari pahlawan di depan kantor Gubernur NTB,  Kamis (10/11) pagi.

{xtypo_info} Foto : Mahasiswa dan Sat Pol PP adu otot saat aksi dorong gerbang kantor Gubernur NTB {/xtypo_info}

Dalam aksinya selain mengangkat isu terkait dengan hari pahlawan mereka juga  mengangkat isu nasional dan lokal. “Hari ini merupakan hari pahlawan dan momentum bagi kita untuk mengingatnya karena itu maka NKRI adalah harga mati dan bebas intervensi dari asing, “kata Korlap aksi Slamet Riyadi.

Adapun isu yang diangkat yaitu mulai dari pendidikan kesehatan murah dan berkualitas dan mendorong agar kepemilikan daerah terhadap divestasi 7 persen saham PT NNT untuk kesejahterann rakyat NTB.
Untuk penegakan hukum mereka  mendorong Polda NTB untuk mengusut tuntas dana hibbah di pemerintah KSB dan Pemprov NTB serta realisasi program BSS dan moratorium TKI/TKW ke Timur Tengah.

Aksi sempat berlangsung memanas, saat mahasiswa berada di jalan tepat didepan kantor Gubernur mereka memblokir jalan hingga membuat arus lalu lintas macet, namun tidak berlangsung lama, polisi turun tangan mendorong mahasiswa untuk kepinggir.

Namun aksi kembali memanas, saat mahasiswa hendak masuk kedalam halaman kantor Gubernur NTB, mereka adu kuat dengan Sat Pol PP mendorong pintu pagar namun lagi-lagi tidak berlangsung lama, karena langsung ditangani oleh Kapolsek Mataram.

(Laporan : Joko | Mataram)

Bagikan :