TKW Asal Lotim Meninggal, Pihak Perusahaan Tidak Tahu

MataramNews (Loteng) – Satu lagi jenazah TKW asal Keruak Lotim. Endang Setiawati (30), dikirim dari Mesir tiba di Bandara Internasional Lombok (BIL) pukul 14.30 wita hari minggu 27/11/2011, jenazah korban langsung di jemput oleh keluarganya dari keruak Lotim.

Setibanya jenazah di BIL melalui cargo, pihak keluarga langsung membuka peti jenazah yang berada di mobil ambulance untuk melihat kondisi tubuh korban. Setelah disaksikan dan dilihat langsung oleh keluarga korban, dimana terlihat di kepala korban ada bekas tusukan benda tajam dan didadanya sudah terlihat hitam.


 

Jenazah TKW asal Lombok Timur ini langsung dibawa oleh mobil ambulance menuju rumah duka di keruak Lotim, dan langsung dilakukan pemakaman. Terlihat ibu dan keluarga korban tak bisa menahan rasa sedihnya bahkan pada saat pemakaman ibu korban terjatuh pingsan di atas pemakaman tersebut.

Sementara pihak perusahaan yang memberangkatkan TKW tersebut tidak ada yang tampak baik dari penjemputan jenazah di BIL maupun pada saat pemakaman. Menurut keterangan dari kakak kandung korban Agus mengatakan “Kedatangan jenazah adeknya di beritahu oleh pihak kedutaan kalau adeknya sudah meninggal di Mesir dan langsung diterbangkan dari Mesir, sedangkan apa penyebab kematian adek ini belum diketahui dan pihak kedutaan tidak memberitahukan kami, ungkpnya.

Bahkan sampai jenazah tiba di BIL pihak perusahaan yang mengirim TKW tersebut belum mengetahui kematian Endang Setiawati, jelasnya. Kematian adek kami ini diduga dianiaya oleh majikannya, dan kami sudah melihat langsung kondisi jenazah pada saat di buka di BIL, ungkapnya. Sedangkan didalam documen yang kami terima tertera adek kami meninggal di RSU Elgabrony Funeral Cairo Mesir pada tanggal 15/11/2011, bebernya. Sedangkan PT . Citra Pura Ndarap yang beralamat di jakarta dimana perusahaan inilah yang memberangkatkan adek kami ini melalui sponsor dari Sumbawa Barat bernama Azis, jelasnya. Yang jelas kami hanya diberitahu dari pihak kedutaan kalau adek kami meninggal dan akan dikirim jenazahnya, ulasnya.

“Kami minta pihak perusahaan yang mengirim adek kami ini bertanggung jawab atas apa yang terjadi pada adek kami, apalagi pihak perusahaan tidak tahu atas meninggalnya adek kami ini, ungkapnya.

Bagikan :