Menu
Selasa, 20 November 2018 | 2:17:56 pm

Pasca Gempa Tingkat Hunian Hotel di Mataram Turun Tajam, Ini Harapan AHM ke Wali Kota

Audiensi Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dengan AHM diwakili Slamet Fahrurrozi, pada Rabu (05/09/18), di Aula Pendopo Wali Kota Mataram yang saat ini dijadikan sebagai ruang kerja sementara Wali Kota Mataram. Audiensi Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh dengan AHM diwakili Slamet Fahrurrozi, pada Rabu (05/09/18), di Aula Pendopo Wali Kota Mataram yang saat ini dijadikan sebagai ruang kerja sementara Wali Kota Mataram.

MATARAM - Asosiasi Hotel Mataram (AHM) menyebut berbagai hal kendala yang dialami hotel-hotel yang ada di Kota Mataram pasca bencana gempa bumi. Termasuk tingkat hunian hotel yang menurun tajam.

"Hotel-hotel yang ada di Kota Mataram mengharapkan dukungan dari Wali Kota dalam upaya recovery," ungkap Slamet Fahrurrozi perwakilan dari AHM, saat bertemu Wali Kota Mataram H Ahyar Abduhdi Aula Pendopo Wali Kota Mataram, Rabu (5/9/2018).

Menurut Slamet Fahrurrozi, dukungan tersebut diharapkan karena dampak bencana dirasakan cukup besar baik secara infrastruktur maupun beban pembiayaan, serta operasional yang tidak sebanding dengan tingkat hunian hotel yang menurun tajam.

Selain itu, AHM juga meminta rekomendasi untuk penyesuaian Pajak Pembangunan 1 (PB1) atau pajak hotel dan restoran ditengah kondisi hotel yang dialami pasca bencana, serta menyarankan agar Wali Kota membuat kebijakan untuk membentuk tim ahli untuk melakukan assesment dan mengeluarkan sertifikasi layak bangunan bagi gedung dan bangunan hotel pasca gempa, karena tingginya biaya sertifikasi secara mandiri.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota menyatakan bahwa dirinya akan segera mengambil langkah untuk menyikapi saran dan masukan yang disampaikan oleh AHM.

Untuk mengambil kebijakan seperti yang diharapkan AHM, kata Ahyar, Pemkot harus berkonsultasi terlebih dahulu kepada pihak-pihak terkait seperti dengan Kementerian PUPR yang juga tengah mengerahkan tim assesment untuk memeriksa kondisi bangunan yang ada di Kota Mataram.

Ahyar berjanji, untuk rekomendasi penyesuaian pembayaran PB1 sekaligus bagi pihak ketiga yang memiliki kaitan secara keuangan dengan pihak hotel, akan mempelajarinya dan menyiapkan langkah yang tepat. Ia bersyukur bahwa meskipun sejak gempa pertama terjadi sampai dengan saat ini menimbulkan kerusakan cukup besar di Kota Mataram, namun aktifitas perekonomian di Kota Mataram sedikit demi sedikit mulai dapat bergerak lagi.

“Mudah-mudahan kita segera pulih dan bangkit kembali”, harap Wali Kota Ahyar.



(hms-mtr/red)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :