Menu
Kamis, 16 Agustus 2018 | 5:48:53 pm

Upaya Medis dan Trauma Healing Bagi Korban Gempa Terus Dilakukan Pemprov NTB

Upaya Medis dan Trauma Healing Bagi Korban Gempa Terus Dilakukan Pemprov NTB

LOTIM - Melalui BPBD dan RSUD Provinsi NTB, Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi atau Tuan Guru Bajang (TGB) meminta seluruh jajajaran Pemprov NTB untuk memastikan bahwa penanganan para korban gempa terus dilakukan secara tepat dan mengenai sasaran. Termasuk upaya medis dan trauma healing bagi para korban.

Disamping memastikan terpenuhinya kebutuhan logistik setiap hari, Gubernur meminta agar upaya-upaya trauma healing juga terus digenjot. Seperti yang dilakukan oleh RSUD, BPBD Provinsi NTB bekerjasama dengan seluruh jajaran TNI/Polri, Kementerian Sosial, LSM, tokoh agama, pemuda serta berbagai pihak yang peduli dengan para korban gempa, saat melakukan trauma healing pada ratusan anak di Kecamatan Sambalia dan Sembalun Lombok Timur (Lotim), Jum’at (3/8/2018).

Selain itu, seluruh jajaran tersebut telah berupaya untuk merehabiltasi rumah serta fasilitas umum, seperti sarana ibadah dan sarana pendidikan yang rusak akibat gempa berkekuatan 6,4 SR beberapa waktu lalu itu. Tentunya, sinergi dari berbagai pihak tersebut turut memberikan kekuatan bagi pemulihan korban, baik dari aspek perumahan maupun aspek psikologis.

Gubernur juga menerima laporan dari Direktur RSUD Provinsi NTB, bahwa pemerintah Provinsi telah bekerjasama dengan Relewan Tim medis dari Mapadok Fakultas Kedokteran UNISSULA Semarang. Tim Medis RSUD Provinsi dan Tim medis dari Mapadok telah melakukan pembekalan anak-anak korban gempa dengan melakukan games dan cerita untuk membantu menghilangka trauma paska gempa.

Selain itu, tim tersebut terus berupa agar stock obat dan tim media tetap tersedia di posko obel-obel bersama, yang dipimpin Dr. Novel. Tim juga telah melakukan evakuasi warga lokal untuk penanganan medis dengan ambulance ke posko medis. Tim juga melakukan penangan korban paska gempa, seperti luka jahitan dan paska melahirkan yang mengalami pendarahan.

Dilaporkan juga kepada Gubernur bahwa tim telah mendirikan tenda (pleton) UNICEF di posko untuk kebutuhan pembelajaran trhadap anak-anak. Serta melakuan pembersihan area posko dari sampah-sampah dan pemasangan tempat sampah.

(hms-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS