Menu
RSS

BPS Mencatat Nilai Ekspor NTB Menurun

BPS Mencatat Nilai Ekspor NTB Menurun

LOMBOK - Badan Pusat Statistik Nusa Tenggara Barat (BPS NTB) mencatat nilai ekspor Provinsi NTB mengalami penurunan 63,42 persen jika dibandingkan ekspor April 2017 yang bernilai US$ 117.236.839.

"Nilai ekspor NTB menurun disebabkan oleh menurunnya ekspor barang tambang/galian non migas, kata Kepala BPS NTB Hj Endang Tri Wahyuningsih, Kamis (15/6/2017).

Ia menegaskan, ekspor pada bulan Mei 2017 yang terbesar ditujukan ke negara Korea Selatan sebesar US$ 28.581.658 (66,64 persen), Jepang sebesar US$ 14.302.297 (33,35 persen) dan sisanya ke Negara Singapura, Hongkong dan Italia.

Jenis barang yang diekspor terdiri dari barang tambang/galian non migas senilai US$ 42.883.955 (99,99 persen), ikan dan udang senilai US$ 419.480 (0,36 persen), buah-buahan US$ 3.611 (0,006 persen) dan Ikan/udang US$ 2.602 (0,004 persen).

Disini nilai impor bulan Mei 2017 sebesar US$ 12.093.991. Nilai ini mengalami kenaikan 357,75 persen dibandingkan bulan April 2017 senilai US$ 2.642.032, paparnya.

Negara asal impor terbesar pada bulan Mei 2017 adalah Australia US$ 5.420.944 (44,82%), Singapura US$ 1.703.639 (14,09%), Jepang US$ 1.690.877 (13,98%) dan Amerika US$ 899.838 (7,44%).

Jenis barang impor dengan nila terbesar adalah, karet dan barang dari karet sebesar US$ 1.376.836 (52,11%), bahan bakar mineral US$ 682.947 (25,85%) dan bahan peledak senilai US$ 261.150 (9,88%).

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS