Menu
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 4:04:22 pm

Di Ponpes Al Mansyuriah Bonder, Cak Imin Didukung Maju Cawapres

Di Ponpes Al Mansyuriah Bonder, Cak Imin Didukung Maju Cawapres

LOTENG - Pengasuh Ponpes Al Mansyuriah Bonder Lombok Tengah, menyatakan diri mendukung Ketum PKB, H A Muhaimin Iskandar yang lebih akrab dipanggil Cak Imin itu, untuk maju sebagai calon wakil presiden (cawapres) pada Pilpres 2019 mendatang.

"Kami mendukung jika nanti Ketum PKB, Cak Imin, maju sebagai cawapres," ungkap TGH Taqiudin Mansyur, pengasuh Ponpes Al Mansyuriah Bonder, yang juga Ketua PW NU NTB, saat menyambut kehadiran Wakil Ketua MPR RI yang juga Ketum PKB, H A Muhaimin Iskandar, pada acara Haul Syeikh Abdul Qodir Zaelani, Syeikh Hambali, dan Gusdur yang dirangkaikan Sholat Kebangsaan di Ponpes Al Mansyuriah Bonder, Loteng, NTB, Senin (2/4/2018).

TGH Taqiudin Mansyur mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi dan perwujudan ukuwah islamiyah dan ukuwah watoniah khususnya di wilayah NTB.

Cak Imin mengungkapkan ukuwah islamiyah harus tetap ditegakkan di negara Indonesia. Persatuan dan kesatuan dalam menjaga keutuhan NKRI harus menjadi komitmen umat islam dalam rangka menuju keadilan dan kesejahteraan.

"Kaum santri saatnya mengisi dan mewarnai perjalanan bangsa Indonesia," ujar Cak Imin

Cak Imin menyebutkan Prof DR Nurkholis Majid sebelumnya telah memprediksi bahwa Indonesia akan segera dipimpin oleh kalangan santri. "Jika pemimpin di Indonesia berasal dari kalangan santri, maka dijamin ukuwah islamiah dan persatuan serta kesatuan bangsa akan tetap utuh," tegasnya.

Cak Imin juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh Tuan Guru dan santri yang ada di pulau Lombok dan NTB, atas dukungan politik terhadap pencalonan dirinya maju sebagai cawapres pada Pemilu 2019. Ia berharap agar kaum santri tetap kompak dan terus menjaga persatuan dan kesatuan dalam bingkai NKRI.

Wakil ketua MPR RI juga sempat menyampaikan cerita tentang tokoh NU, mantan Presiden RI Almarhum Presiden Gusdur, yang pernah memberikan kesempatan kepada warga Papua untuk mengijinkan memasang bendera bintang kejora, dengan catatan agar bendera bintang kejora tidak boleh berkibar sejajar dengan bendera merah putih.

Hal itu, lanjut Cak Imin, sebuah teladan dari Gusdur untuk terus memupuk perbedaan namun tetap satu dalam kebersamaan dalam negara NKRI. Pihaknya juga menyatakan bahwa dirinya tidak mengejar jabatan, tetapi hanya ingin meneruskan amanah dan cita-cita umat islam dan kalangan santri.Tegasnya.

Hadir dalam acara terbut Ketua PW NU NTB TGH Taqiudin Manyur, Pembina Ponpes Qomarul Huda TGH LM Turmuzi Badarudin, Ketua DPW PKB NTB HL Adrian Irfani, Toga Tomas dan para pengurus pondok pesantren se kabupaten Loteng.

(mn-08)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik Hangat bulan ini !

Kolom


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Salam Redaksi

Selalu Terhubung :