Menu
Sabtu, 20 Oktober 2018 | 4:06:53 pm

Ini Penjelasan Kantor Pos Mataram Soal Berita Pengiriman Bantuan Viral di Medsos

Kepala Kantor Pos Cabang Mataram, Made Wirata Kepala Kantor Pos Cabang Mataram, Made Wirata

MATARAM - Beredarnya informasi di media sosial (medsos) terkait keterlambatan penyaluran bantuan melalui kantor, Tim Humas NTB, langsung bertandang ke Kantor Pos Cabang Mataram, Sabtu ((18/8/2018). Tim Humas NTB langsung bertemu dengan Kepala Kantor Pos Cabang Mataram, Made Wirata, dan mendapatkan klarifikasi.

Di tengah kesibukannya memantau ratusan ton bantuan yang masuk ke Kantor Pos, Made Wirata menceritakan latar belakang ide menggratiskan kiriman barang, berupa bantuan untuk korban gempa di Lombok. Terutama bantuan yang berasal dari berbagai daerah di seluruh Indonesia.

Ia menceritakan, sehari setalah terjadinya gempa, kepala regional PT Pos langsung mendatangi dan mengunjungi korban gempa di wilayah Lombok. Sekaligus menyerahkan bantuan senilai Rp75 juta kepada para korban. Dalam perjalanan menuju lokasi gempa tersebut, Kepala Regional PT Pos langsung menginisiasi agar kiriman bantuan untuk korban gempa digratiskan.

"Ide itu tercetus dan bisa direalisasikan pada tanggal 14 Agustus 2018. Dalam waktu tiga hari bantuan yang masuk itu, posisinya hampir empat ratus ton," jelasnya. Sampai dengan hari ini, bantuan yang masuk sudah mencapai 1246 ton.

Layanan kiriman bebas biaya tersebut lanjutnya, merupakan salah satu kontribusi positif dan rasa empati PT. Pos terhadap para korban gempa. "Itu awal ceritanya," ungkapnya.

Kemudian, Ia memberikan penjelasan terkait informasi yang beredar di media sosial, bahwa alamat kiriman bantuan yang diterima oleh PT. Pos, terbagi tiga. Yaitu, alamat pribadi, alamat posko dan alamat ke Posko Kantor Pos.

"Yang alamat pribadi seharusnya tidak boleh. Dalam pengumuman kami, tidak boleh batuan dialamatkan ke alamat pribadi. Tapi banyak sekali pengirim yang mengirim ke saudaranya," jelasnya.

Ketika bantuan dialamatkan ke alamat pribadi, PT Pos mengalami kesulitan untuk mengantarnya. Namun, semua bantuan yang beralamat pribadi, yang ada nomor hpnya, akan dihubungi. Hanya saja, masyarakat diminta bersabar karena lonjakan bantuan ini. Maka, perlu waktu untuk mengantarnya.

Kemudian untuk bantuan yang dialamatkan ke posko utama bantuan, PT Pos langsung mengantarkannya.

Kemudian yang ketiga adalah bantuan yang ditujukan kepada kantor pos. Menurutnya, PT Pos bukanlah posko untuk menyalurkan bantuan. Karena itu, bantuan yang dialamatkan ke kantor pos, harus disalurkan oleh institusi resmi, untuk menyalurkan bantuan tersebut, yaitu BPBD provinsi NTB. maka bantuan tersebut langsung diserahkan kepada BPBD provinsi dengan bukti penyerahan secara resmi.

"Tidak ada sama sekali niat kami dari PT Pos memang tidak pernah dicanangkan sedikitpun itu untuk diklaim sebagai bantuan kami," tegasnya.

Karena itu, Iya meminta dan menghimbau Kepada seluruh masyarakat untuk tidak percaya dengan informasi-informasi yang beredar di media sosial. kalaupun ada informasi terkait dengan penyaluran bantuan melalui kantor pos maka menurutnya masyarakat langsung bisa menghubungi seluruh pegawai kantor pos. menurutnya kantor pos Sangat terbuka terkait dengan informasi keluhan serta masukkan masyarakat terkait dengan pengiriman bantuan.

"Sebaiknya, kalau ada informasi yang simpang siur, silahkan menghubungi kami," ungkapnya seraya menegaskan bahwa PT. Pos tidak pernah mengklaim kiriman bantuan masyarakat. Apalagi dengan alasan-alasan politik. "Itu hoax," katanya.

Salah seorang penerima kiriman, Munawir, ketika mengambil kirimannya di Kantor Pos, menyampaikan tidak ada kendala dan masalah dengan pengambilan kiriman bantuan. Hanya saja menurutnya, untuk mengambil barang tersebut butuh waktu, mengingat banyaknya kiriman bantuan yang masuk ke kantor pos.

"Kalau alamat sudah lengkap nama sudah lengkap, ya ndak dipersulit," ungkapnya.

(hms-ntb/mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik Hangat bulan ini !

Kolom


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Salam Redaksi

Selalu Terhubung :