Menu
Rabu, 21 November 2018 | 4:51:28 pm

Nelayan Pesisir Kota Mataram Terima 200 Paket Perdana 'Konverter Kit'

Nelayan Pesisir Kota Mataram Terima 200 Paket Perdana 'Konverter Kit'

MATARAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram membagikan 200 paket perdana Konverter Kit Program Konversi BBM (Bahan Bakar Minyak) ke BBG (Bahan Bakar Gas) untuk para nelayan Kota Mataram yang diserahkan di pesisir Pantai Penghulu Agung Karang Panas Ampenan Kota Mataram pada Jumat (12/10/18).

Pembagian paket yang merupakan program dari Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) tersebut dihadiri oleh Wali Kota Mataram H. Ahyar Abduh beserta jajaran terkait di lingkup Pemerintah Kota Mataram, Staf Khusus dari Kementerian ESDM Edy Haryadi, Anggota Komisi VII DPR RI Dr Kurtubi, perwakilan dari PT. Pertamina (Persero) Pusat, dan para nelayan yang berada di sepanjang wilayah pesisir Kota Mataram penerima paket program yang masing-masing terdiri dari satu unit mesin perahu, satu set Konverter Kit beserta pemasangannya, dua unit tabung gas LPG 3kg berikut isinya, dan satu set As panjang dan baling-baling.

Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh, menjelaskan Kota Mataram memiliki panjang garis pantai hanya 9,8 km saja. Relatif terbatas dibandingkan dengan kabupaten kota lain yang ada di NTB. Namun dengan keterbatasan yang ada, luas laut di Kota Mataram yang hanya 72,60 km2 memiliki potensi yang cukup padat dengan jumlah nelayan yang lebih dari 1.400 orang.

Selama ini, menurut Ahyar, pembinaan terus dilakukan, bukan hanya bagi nelayan melainkan bagi masyarakat pesisir yang ada di sepanjang garis pantai Kota Maataram agar dapat terus meningkatkan kesejahteraan.

Dengan konversi ini, akan diberikan akses energi diyakini Wali Kota akan dapat membantu nelayan memperoleh energi yang murah, bersih, aman, dan ramah lingkungan bagi para nelayan, serta dapat membantu ekonomi masyarakat nelayan agar lebih sejahtera. “Pelihara dengan baik, semoga besok akan lebih banyak lagi yang mengkonversi," harapnya.

Sementara itu Menteri ESDM, Ignasius Jonan, yang dibacakan Staf Khusus Edy Haryadi, mengatakan bahwa sejak tahun 2017 pemerintah melalui Kementerian ESDM telah mendistribusikan 17.081 unit paket perdana ke 28 kabupaten kota.

Pada tahun 2018 ini kembali didistribusikan 25.000 unit paket perdana di 55 kabupaten kota yang salah satunya adalah untuk Kota Mataram sejumlah 200 unit. Nelayan penerima program konversi yang mendapat dukungan penuh dari Komisi VII DPR RI ini adalah nelayan yang telah diusulkan oleh dinas yang membidangi kelautan dan perikanan di daerah masing-masing, memiliki kapal maksimal 5 GT yang berbahan bakar bensin, memiliki daya mesin maksimal 13 HP, menggunakan alat tangkap ramah lingkungan, belum pernah menerima bantuan serupa, serta telah memiliki kartu Nelayan atau Kartu Kusuka.

Paket konversi dari BBM ke LPG, lanjut Edy, dibagikan untuk nelayan yang menggunakan kapal dengan mesin berbahan bakar bensin. Sedangkan untuk kapal yang berbahan bakar solar belum tersedia.

Karena itu program konversi dari BBM ke LPG dikhususkan bagi nelayan kecil yang beraktivitas mencari ikan sekitar 10 jam perhari atau yang disebut one day fishing, yang pada umumnya menggunakan mesin penggerak kecil berbahan bakar bensin.

Namun berdasarkan testimoni dari penerima paket program sebelumnya, program tersebut diakui dapat mendatangkan manfaat ekonomi yang besar. Karena dari penggunaan satu tabung gas LPG 3kg dapat disetarakan dengan tujuh liter bensin. Sehingga dapat menghemat biaya operasional melaut setiap harinya antara Rp.30.000,- sampai dengan Rp50 ribu. “Semoga apa yang diberikan oleh Kementerian ESDM dapat meberikan manfaat energi berkeadilan," tandasnya.



(hs-mtr/mn-03)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :