Menu
Senin, 10 Desember 2018 | 10:52:38 pm

Wagub Rohmi: Stop Anggap Diri Lemah Tidak Memiliki Kemampuan

Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah Wakil Gubernur NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah

MATARAM, MN -- Wakil Gubernur (Wagub) NTB, Dr. Hj. Sitti Rohmi mengatakan segala sesuatu yang terjadi di dunia bergantung dari bagaimana untuk bisa menghargai diri sendiri.

"Stop untuk menganggap diri kita lemah, stop untuk menganggap diri kita tidak memiliki kemampuan," kata Wagub Rohmi, memberikan semangat kepada peserta Pelatihan Kepemimpinan dan Manajemen Organisasi Bersama The University Of Sydney, dalam rangka mendukung upaya kesetaraan gender dan inklusi sosial (GESI) dan keterlibatan masyarakat sipil (CSE) dalam kegiatan Provincial Road Improvement and Maintenance (PRIM), di Hotel Lombok Astoria Mataram, Senin (19/11/18).

Kepada peserta pelatihan Wagub Rohmi memberikan penekanan kepada masyarakat berkebutuhan khusus atau penyandang disabilitas. Disabilitas, kata Wagub, bukan kekurangan. Jangan pernah merasa kurang, justru ada kelebihan yang tidak dimiliki dan dilihat orang lain.

Selain itu Wagub Rohmi juga memberi motivasi kepada kaum perempuan. Yang terpenting, menurut Wagub, adalah bagaimana kapasitas perempuan bisa tampil secara global.

"Kita wanita itu mampu dan bisa, kalau berbicara kerja profesional maka harus profesional, harus menjalankan pekerjaan sebaik-baiknya, jangan meminta keistimewaan," ujarnya.

Wagub Rohmi berharap didalam pelatihan atau training tersebut tidak sebatas hanya seremonial saja, karena pelatihan tersebut sangat berharga. "Kadang kita suka kufur nikmat, kita lupa bahwa nikmat yang Allah berikan bukan hanya harta tetapi juga ilmu," pungkasnya.

Acara tersebut merupakan inisiasi Kementerian PPN dan Bappenas dan Kemitraan Indonesia Australia Untuk Infrastruktur (KIAT).

Menurut laporan Deputi Director Gesi dan CSE KIAT, Dr. Jan Edward melaporkan, KIAT telah lama membangun kemitraan dengan Indonesia dalam hal infrastruktur, termasuk membangun infrastruktur di daerah-daerah pinggiran, seperti proyek sanitasi air dan pemeliharaan jalan.

Namun, menurutnya, ada hal yang berbeda dengan tahun tahun sebelumnya. Yaitu, kalau tahun sebelumnya KIAT hanya memprioritaskan pembangunan infrastruktur, tanpa melihat pembangunan sumber daya perempuan, laki-laki, bahkan masyarakat yang berkebutuhan khusus.

Kini proyek KIAT lebih pada pembangunan sumber daya perempuan, laki-laki dan masyarakat berkebutuhan khusus. Sehingga, kebermanfaatan pembangunan infrastruktur itu, juga dirasakan oleh semua kalangan, termasuk yang berkebutuhan khusus.

Ben Williams juga menambahkan, melalui pelatihan selama dua minggu ini, diharapakan peserta dapat meningkatkan kapasitas, termasuk membangun kerjasama dan kolaborasi dengan para partner di setiap organisasi.

Selain itu, peserta juga dapat belajar dari para alumni pelatihan di Australia, mengenai pengumpulan dan analisis data, identifikasi masalah, meningkatkan skill sebagai mentor, mampu mencari solusi dari masalah yang ada serta meningkatkan skill presentasi. Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Provinsi NTB, Kepala Dinas PU Provinsi NTB. --(hs-ntb/mn07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :