Menu
Rabu, 13 Desember 2017 | 11:15:16 am

Gemasaba NTB Sebut Kebijakan Full Day School Tidak Berpihak, Harus Ditolak

Gemasaba NTB Sebut Kebijakan Full Day School Tidak Berpihak, Harus Ditolak

LOMBOK - Gerakan Mahasiswa Satu Bangsa (Gemasaba) NTB ikut bersuara menolak wacana kebijakan Mendikbud Muhadjir, mennjalankan Full Day School (FDS).

"Kami menolak keras kebijakan FDS. Mendikbud harus meninjau ulang dan mengevaluasi kebijkan FDS tersebut. Kalau ini dilaksanakan, maka kami minta Mendikbud Muhadjir harus diganti," ucap Ketua DPW Gemasaba NTB Syukron Hadi, di Lombok, Jumat (16/6/2017).

FDS itu menurut Hadi, sangat bertentangan dengan sistim pendidikan yang telah diterapkan di setiap pondok pesantren (ponpes) selama ini. Berkaca dari perjalanan sejarah bangsa, pendidikan ponpes sangat besar perannya dalam membangun karakter bangsa dan memajukan pendidikan di Indonesia.

"Kalau dipaksakan FDS diberlakukan, maka akan terjadi ketimpangan. Madrasah-madrasah tidak akan seperti apa yang kita harapkan kedepannya," ujarnya.

Lebih lanjut dikatakan, bahwa kebijakan FDS harus dikaji dalam berbagai aspek, bukan harus menjadi sebuah kebijakan yang akan dilaksanakan.

"Kami melihat Mendikbud ini memaksakan sesuatu yang tidak sesuai dengan apa yang ada di Indonesia. Jangan asal-asalan ikut orang luar (luar negeri,red), lantas mengorbankan yang menjadi penyangga dunia pendidikan," pungkasnya.

(mn-05/r3)

^ KEMBALI KE ATAS