Menu
Rabu, 21 November 2018 | 4:42:08 pm

Kirab Pemuda, Pelajar Lobar Suguhkan Pawai Budaya Nyongkolan dan Gendang Beleq

Kirab Pemuda, Pelajar Lobar Suguhkan Pawai Budaya Nyongkolan dan Gendang Beleq

LOBAR, MN -- Ratusan pemuda dan pelajar Lombok Barat (Lobar) menampilkan pawai budaya Nyongkolan dan kesenian Gendang Beleq dalam rangka menyambut Kirab Pemuda 2018 di NTB.

Kirab Pemuda 2018 di NTB dirangkai dengan Deklarasi Pemuda, Festival Budaya dan Kuliner yang dihelat di komplek Kantor Bupati Lobar, NTB, pada Kamis (1/11/2018) sore.

Asdep Peningkatan Kreatifitas Pemuda Kementerian Pemuda dan Olah Raga, Drs Djunaedi mengatakan bahwa kegiatan kirab yang saat ini merupakan kegiatan kedua, pada tahun 2017 sudah dilaksanakan.

"Kami bisa katakan pemuda-pemuda ini adalah pemuda berprestasi. Pemuda-pemuda yang hebat. Jadi peserta ini dibagi menjadi dua zona. Sabang dan Marauke. Masing-masing zona melaksanakan kegiatan di 17 provinsi dan NTB ini merupakan titik singgah yang ke 15 yang dilaksanakan di sini," jelas Djunaedi, ketika membuka acara tersebut.

Menurutnya bahwa Kirab Pemuda 2018 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga memiliki manfaat yang signifikan untuk terus membuka ruang yang luas bagi kreativitas dan inovasi pemuda di berbagai bidang pengabdian sosial yang selaras dengan substansi undang-undang 40/2009 tentang kepemudaan yang menekankan pelayanan kepemudaan pada tiga aspek yaitu penyadaran pengembangan dan pemberdayaan pemuda.

"Kami mengapresiasi dan respek kepada para pemuda di seluruh penjuru tanah air yang selama ini merespon dan antusias terhadap program kirab Pemuda melalui wadah kegiatan semacam ini lah para pemuda mampu mengembangkan hal-hal positif dalam pembentukan karakter bangsa seperti memupuk rasa persatuan cinta tanah air penghargaan terhadap pluralisme dan memupuk sikap Mandiri,"ujarnya.

Pihaknya berharap kegiatan ini tidak hanya sekedar perjalanan keliling Indonesia saja melainkan menjadikan wadah pengkaderan para calon tokoh atau pemimpin bangsa yang memiliki multi talenta yang mampu memberikan warna sebagai bekal memimpin di kemudian hari, melalui pembelajaran di daerah selama 73 hari.

Sementara itu Sekda NTB DR Rosiady H. Sayuti dalam sambutannya menyampaikan pesan Gubernur NTB dan Bupati Lombok Barat, yang tidak dapat menghadiri penyambutan para pemuda perwakilan berbagai daerah di Indonesia itu.

Dikatakannya bahwa Gubernur berpesan kepada semua anak muda dari Kirab Pemuda yang datang ke NTB, agar membuat status di akun media sosialnya bahwa saat ini kondisi Lombok, NTB sudah aman. Lombok sudah bangkit, destinasi wisata di Lombok sangat layak untuk dikunjungi kembali.

Sedangkan terkait dengan Kirab Pemuda diharapkan dapat memberikan energi positif kepada anak muda NTB. Karena untuk bisa tergabung atau dipilih sebagai anggota kirab pemuda ini, membutuhkan banyak proses dan persiangan ketat. --(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :