Menu
Jumat, 24 November 2017 | 8:58:24 am

Politis Nasdem Sebut Johan Rosihan Panik

Ahmad SH, Sekretaris DPD Nasdem Lombok Tengah. Ahmad SH, Sekretaris DPD Nasdem Lombok Tengah.

LOTENG - Belakangan hiruk pikuk politik pilkada serentak NTB 2018, semakin membuat tegang urat saraf para politisi baik di legislatif maupun pengurus parpol, baik di tingkat kabupaten maupun di tingkat provinsi.

Pernyatan anggota dewan provinsi NTB Johan Rosihan beberapa waktu lalu yang menyatakan bahwa Wakil Gubernur (Wagub) NTB H Muh Amin akan menggerus suara H Muh Suhaili. Sontak mendapat tanggapan serius dari politisi Nasdem.

Sekretaris DPD Nasdem Lombok Tengah (Loteng), Ahmad SH, dalam siaran persnya pada Minggu 22 Oktober 2017, mengatakan pernyataan Johan adalah pernyataan seorang politisi yang gagal memahami teks dan konteks politik.

"Johan lupa kalau dirinya anggota parlemen yang dapat dia gunakan untuk mengukur dan mempertanyakan kinerja Amin selama menjabat wagub mendampingi TGB. Johan juga lupa bahwa daerah pemilihan Sumbawa merupakan asalnya," tegas Ahmad.


Demikian juga, sambung dia, dengan pernyataan membanding-bandingkan Amin dengan DR Zul, yang menurut Johan lebih banyak memperhatikan masyarakat Sumbawa. "Bukankah selama ini Amin bekerja dan menghabiskan waktunya di NTB," katanya dengan nada bertanya.

Sebagai politisi, menurut Ahmad, akan lebih menarik bila Johan memaparkan kemungkinan koalisi partainya, tidak dengan urusan kinerja, perhatian, dan hal-hal yang sifatnya relatif, dengan begitu baru nyambung pernyataan politisi antara konteks dan teks.

"Saya menilai, pernyataan tersebut adalah satu phobi politik dari kader partai yang akan bertarung pada 2018 nanti. Satu bentuk kepanikan politik di lain pihak. Satu pernyataan tendensius dan cenderung subyektif dan 'berbau' primordial," tegas Ahmad.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik