Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:10:40 am

GPB NTB Laporkan Dugaan Pelanggaran Paslon Perseorangan

GPB NTB Laporkan Dugaan Pelanggaran Paslon Perseorangan

MATARAM - Sebagai wujud dari pengawasan masyarakat dalam proses seluruh tahapan pilkada serentak NTB 2108 dan untuk memastikan bahwa pilkada tersebut berjalan secara benar dan bersih. Salah satu elemen masyarakat yang selama ini konsen dalam melakukan pengawasan pelaksanaan tahapan pilkada, yang mengatasnamakan diri Gerakan Pilkada Bersih (GPB) NTB datangi Polda dan Bawaslu NTB.

Menurut koordinator GPB NTB, Irfan.S.Sos, kedatangan pihaknya ke Polda dan Bawaslu NTB adalah untuk melaporkan dugaan pelanggaran dalam tahapan pilkada NTB.

"Pada hari ini sudah melaporkan ke kepolisian dan Bawaslu NTB terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh paslon perseorangan terkait surat dukungan pasangan perseorangan," ucap Irfan di Mataram, Rabu (27/12/2017).

Irfan mengungkapkan bahwa laporan tersebut dihajatkan untuk mengawasi penyelenggara pemilu agar melakukan verifikasi faktual dengan cara yang benar dan tidak berpihak. "Karena dibawah kami sudah menemukan dan sedang menghimpun dugaan seluruh pelanggaran yang terjadi," ujarnya.

Terkait hal tersebut, pihak GPB sudah menyiapkan saksi bahkan sudah banyak masyarakat yang akan siap memberi kesaksian dan melapor ke Kepolisian dan Bawaslu terkait dugaan pelanggaran yang terjadi.

Karena itulah pihaknya menyerukan kepada seluruh masyarakat agar melaporkan ke posko Gerakan Pilkada Bersih ketika menemukan pelangaran pelanggaran yang terjadi, sebagai bentuk kepedulian kita terhadap pilkada yang bersih, jujur dan bermartabat.

Sementara itu, ketika hal ini dikonfirmasih kepihak Bawaslu NTB tidak memberikan tanggapan. "Coba ke Pak Umar saja," ucap Ketua Bawaslu NTB M Khualid ketika dikonfirmasi terkait dengan laporan yang dilayangkan oleh pihak GPB. Demikian juga dengan komisiomer Bawaslu lainnya juga tidak memberikan tanggapan, bahkan hingga berita ini dipublikasi belum ada satupun komisioner memberikan tanggapan.

(mn-07/r3)

^ KEMBALI KE ATAS