Menu
Senin, 15 Oktober 2018 | 1:57:25 pm

Buntut Pilkades Tanak Gadang, Bupati Diminta Copot Camat Pringgabaya

Mursyidin Munzy (kiri), Koordinator Relawan sekaligus Juru bicara Pemenangan Calon Kepala Desa Tanak Gadang Nomor 2 atas nama Saifuddin SPd.SD. Ali BD (kanan), Bupati Lotim Mursyidin Munzy (kiri), Koordinator Relawan sekaligus Juru bicara Pemenangan Calon Kepala Desa Tanak Gadang Nomor 2 atas nama Saifuddin SPd.SD. Ali BD (kanan), Bupati Lotim

LOTIM - Suhu politik di Desa Tanak Gadang Pringgabaya kembali memanas jelang Penghitungan Suara Ulang (PSU) yang akan dilaksanakan Tim Penyelesaian Sengketa Pilkades serentak Kabupaten Lombok Timur pada Kamis besok (28/12/2017) mulai pukul 08.00 Wita hingga selesai di Kantor DPMPD Kabupaten Lombok Timur.

Rupanya ada surat yang beredar luas di masyarakat dari Badan Perwakilan Desa Tanak Gadang dan Drs Zulkifli (Camat Pringgabaya) kepada Bupati Lombok Timur yang tidak setuju dan menolak penghitungan suara ulang. Inilah pemicunya dan bahkan memantik kemarahan warga dari salah satu pendukung calon.

"Enak sekali mereka menganulir keputusan tim sengketa. Kami jelas menyampaikan mosi tidak percaya, menuntut Ketua dan anggota BPD Tanak Gadang mengundurkan diri dan bubar jalan. Kita juga menuntut oknum Camat Pringgabaya diberikan teguran keras oleh Bupati, bila perlu diganti karena membuat kegaduhan baru, tidak bisa menjaga netralitas sebagai pejabat publik," kata Mursyidin Munzy, Koordinator Relawan sekaligus Juru bicara Pemenangan Calon Kepala Desa Tanak Gadang Nomor 2 atas nama Saifuddin SPd.SD.

Mursyidin dalam siaran persnya yang diterima wartawan menyampaikan beberapa alasan dan keberatan yang pada intinya mempersoalkan obyektifitas lembaga publik seperti Badan Perwakilan Desa Tanak Gadang dan pejabat publik seperti Camat Pringgabaya yang dinilai melanggar sumpah jabatan sebagai Aparatur Sipil Negara.

"Aneh saja, kok. Pertama kali dalam sejarah di Lombok Timur ada Camat yang keberatan Penghitungan Suara Ulang. Ada apa denganmu BPD Tanak Gadang dan Camat Pringgabaya," sindir Mursidin seraya menyanyikan judul lagu terkenal dari sebuah grup musik asal Bandung, Peterpan.

Menurut Mursyidin, sangat aneh dan tidak bisa diterima akal sehat, kalau Camat Pringgabaya menunjukkan keberpihakannya pada salah satu calon, tidak obyektif melihat masalah sengketa Pilkades Tanak Gadang yang kini ditangani oleh Tim Penyelesaian Sengketa yang dibentuk oleh Bupati Lombok Timur.

"Ini namanya Camat pembangkang dan memberontak kepada Bupati selaku atasannya dong," sergahnya dan mengaku sudah menyiapkan nota keberatan dan pernyataan sikap yang akan diajukan kepada Bupati Lombok Timur.

"Kita jelas keberatan dan mempersoalkan legal standing mereka mengajukan keberatan. Karena mereka bukanlah peserta Pilkades," tegasnya seraya menunjukkan surat keberatan BPD Desa Tanak Gadang dan Camat Pringgabaya yang tidak setuju dan menolak penghitungan surat suara ulang.

Dalam surat yang ditandatangani Drs Zulkifli, Camat Pringgabaya nomor 474/350/Dinas/2017 tertanggal 27 Desember 2017 perihal Penolakan Penghitungan Ulang Surat Suara Pilkades Tanak Gadang yang ditujukan kepada Bupati Lombok Timur disebutkan bahwa Camat tidak setuju dan menolak keputusan Tim Sengketa Pilkades Kabupaten Lombok Timur tentang penghitungan ulang surat suara Pilkades Desa Tanak Gadang Kecamatan Pringgabaya yang akan dilaksanakan pada 28 Desember 2017 yang bertempat di Kantor DPMP Kabupaten Lombok Timur dengan mempertimbangkan dampak yang akan ditimbulkan akibat dari penghitungan ulang surat suara dimaksud.

"Keberatan camat ini tidak jelas, sangat tidak masuk akal dan menunjukkan sikap tidak patuh seorang bawahan kepada atasannya. Bukankah kasus ini sudah ditangani tim Sengketa yang dibentuk oleh Bupati sendiri dan sudah ada keputusan resmi yang disampaikan kepada kami dan juga kepada Bupati," tegas Mursidin dengan lantang seraya menambahkan pihaknya mempertimbangkan segera bersurat kepada Bupati untuk menyampaikan pernyataan sikap dan mosi tidak percaya kepada BPD Desa Tanak Gadang dan Camat Pringgabaya.



Prediksi Hasil Penghitungan Suara Ulang

Pada Pemilihan Kepala Desa Tanak Gadang Pringgabaya yang dilaksanakan Rabu (13/12) lalu selisih suara yang diperoleh kedua calon sangat tipis dimana Calon Nomor 1 atas nama Kurdi memperoleh 425 suara. Sedangkan Calon Nomor 2 atas nama Saifuddin SPdSD memperoleh 418 suara.

"Kalau hanya mengacu surat suara yang dianggap sah oleh Panitia,selisihnya hanya 5 suara. Sementara suara yang dibatalkan sebanyak 346 suara," kata Mulyadi Ketua KPPS III Dusun Tegaron.

Dikatakan Mulyadi, dari total suara yang dibatalkan, yang asli suara batal tidak lebih dari 8 suara. Selebihnya adalah suara sah yang sudah jelas pemiliknya.Untuk TPS 3, ada 71 suara batal milik calon nomor 2. Sedangkan calon nomor 1 mempunyai 50 suara batal,jelasnya merincikan perolehan kedua calon Kepala Desa.

Sementara itu, salah satu petugas KPPS pada TPS 1 Dusun Temanjor menyebutkan bahwa suara batal milik calon nomor 1 sebanyak 58 surat suara dan suara batal milik calon nomor 2 adalah 65 surat suara. "Di TPS 1, Calon Nomor I memang unggul tipis dari calon nomor 2," kata sumber yang enggan namanya dipublikasikan.

Sedangkan untuk kasus TPS 2 yang menuai keributan saat penghitungan suara, didapatkan data bahwa suara yang dibatalkan oleh panitia untuk calon nomor 1 sebanyak 30 surat suara dan calon nomor 2 sebanyak 60 suara. Artinya bila mengacu pada data yang diberikan oleh petugas KPPS, saksi-saksi dan tim relawan pemenangan calon kepala desa, maka diprediksi bila tidak perubahan atau manipulasi isi kotak suara, dapat disimpulkan calon nomor 2 atas nama Saifuddin SPd.SD akan unggul sebanyak 51 suara dari calon nomor 1.

"Kami akan bekerja profesional dan melakukan penghitungan surat suara ulang sesuai aturan yang berlaku. Masing-masing pihak tentu akan memperoleh haknya masing-masing. Adapun urusan lain seperti tindak pidana lainnya biarlah menjadi urusan pihak berwenang," kata salah seorang wakil Tim Penyelesaian Sengketa Pemilihan Kepala Desa Serentak Kabupaten Lombok Timur ketika menyampaikan hasil sidang sengketa pada Kamis (21/12) lalu.

(r3)

^ KEMBALI KE ATAS

Topik Hangat bulan ini !

Kolom


MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs media pemberitaan online. Melayani informasi dan berita khususnya mengangkat isu lokal daerah Nusa Tenggara Barat dengan memberdayaan kecepatan serta kedalaman informasi yang dikelola oleh jurnalis-jurnalis lokal yang handal.  Media online ini diperbaharui selama 24 jam dalam sehari, dan secara kreatif dan apik mengkolaborasikan teks, foto, video dan suara. Tim Kreatif Redaksi selalu berupaya menerapkan standar jurnalisme berkualitas dalam setiap liputan Salam Redaksi

Selalu Terhubung :