Menu
Rabu, 17 Januari 2018 | 9:10:10 am

Kurtubi Dorong Pembangunan GRR di Lombok dan Dukung PLTN di Indonesia

Baca Majalah MATRA Desember 2017, Dr. H. Kurtubi - Pejuang  ESDM, dari Pengamat Hingga Politisi Baca Majalah MATRA Desember 2017, Dr. H. Kurtubi - Pejuang ESDM, dari Pengamat Hingga Politisi

JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI, Dr H Kurtubi, menegaskan menolak pembangunan GRR di Bontang Kalimatan Timur (Kaltim). Apalagi Kilang yang akan dibangun itu dari awal bukan menambah kapasitas kilang lama.

Sebaliknya, Kurtubi mendorong agar Grass Root Refinery (GRR) dibangun di Pulau Lombok, sehingga bisa terintegrasi dengan Rencana Pembangunan Global Hub Kayangan di Kabupaten Lombok Utara (KLU).

Anggota DPR RI Dapil NTB ini juga mendorong dan sangat mendukung penuh agar Smelter kapasitas besar dibangun di Pulau Sumbawa yang terintegrasi dengan industri hilir.

"Saya harus mendorong agar Freeport memurnikan konsentratnya di Pulau Sumbawa. Juga sebagai Kaukus Nuklir Parlemen saya mendukung PLTN dibangun di Indonesia," tegas Anggota DPR RI asal Lombok itu, Sabtu (23/12/2017).

Menurut ahli perminyakan dan gas ini, industrialisasi membutuhkan listrik yang besar dan stabil. Disamping bersih dan ramah lingkungan sesui trend energi dunia kedepan.

Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN), lanjut Kurtubi, menghasilkan listrik besar dan stabil dengan NIR debu NIR CO2 NIR NOx.

Meski Kurtubi juga mendukung Energi Baru Terbarukan (EBT) seperti tenaga surya, angin, mikro hidro, biogas, biomas dan arus laut, namun harus disadari bahwa jenis energi tersebut selain ramah lingkungan tapi tidak stabil dan dalam kapasitas yang kecil-kecil.

"Ada baiknya membaca Majalah MATRA Desember 2017 sebagai pengisi waktu selama liburan akhir dan awal tahun. Mohon maaf dan Salam, Kurtubi," imbuh Kurtubi.

(mn-09/r3)

^ KEMBALI KE ATAS