Menu
Senin, 17 Desember 2018 | 5:54:17 am

Kecewa Statemen Winengan, Pemuda NW : Tolong Saling Hargai

Kecewa Statemen Winengan, Pemuda NW : Tolong Saling Hargai

MATARAM, MN -- Secara organisasi Nahdlatul Wathan (NW) tidak berapiliasi kepada partai politik tertentu, tetapi sebagai warga negara memiliki hak untuk menentukan pilihannya dalam pesta demokrasi lima tahunan ini. Pada pilpres 2014 silam NW membawa gerbongnya untuk mendukung dan memenangkan Jokowi - JK.

"Jadi massa NW itu jauh sebelum banyak orang yang mendukung Jokowi di NTB ini, kita warga NW berupaya semaksimal untuk mendukung Jokowi," kata Sekretaris Pimpinan Pemuda NW, Nurkholis, di Mataram, Rabu (16/10/2018).

Lalu, sambung Nurkholis, sekarang tiba-tiba orang mau menelikung ditengah jalan dan terkesan mengadu domba NW. "Ini kan sudah tidak benar," ujarnya.

"Kami minta pak Winengan menghormati Ketua Umum PBNW Hj Sitti Raihanun Zainuddin AM yang sah sesuai perundang-undangan yang berlaku di negara kita. Apa yang disampaikan Winengan di salah satu media itu sangat tidak menghargai Ketua PBNW. Kami yang berkantor di Mataram bukan di Pancor. Tolong, mari kita saling menghargai," pintanya.

Ia mempertanyakan statemen atau pernyataan Winengen itu atas nama pribadi atau lembaga NU. "Harus jelas," tegas Nurkholis.

Baca Juga : Kiyai Ma'ruf Akan ke Lombok, Silaturahmi dengan Warga NW dan NU

Hal senada juga disampaikan Ketua Pimpinan Wilayah HIMMAH NW NTB Syamsuriadi yang mengaku sangat kecewa dan menuntut Winengan minta maaf ke publik atas ucapannya bahwa PBNW di Pancor, di salah satu media.

"Winengan ini tidak paham organisasi NW, jadi jangan buat statemen yang bikin resah warga NW. Ini statemennya tendensius dan cenderung mau mengadu domba NW," tegasnya.

Untuk itu, lanjut Syamsu, meminta untuk saling menghargai, soal dukungan pilpres NW sudah periode pertama dulu dukung Jokowi, dan sampai sekarang tetap dukung Jokowi, apalagi sekarang bergandengan dengan ulama, maka lebih mantap lagi kami mendukung Jokowi - Kiyai Ma'ruf.

"Tapi tolonglah Pak Winengan menghargai organisasi NW yang memiliki pimpinan yang sah, jangan buat stateman yang bikin kita gaduh dan tidak bersimpati," pungkasanya.

Sementara itu terkait hal tersebut, Lalu Winengan, meminta maaf atas pernyataannya. Dia mengatakan pernyataan tersebut tidak memiliki tendensi apapun. Dia mengatakan soal statemen lantaran tidak mengetahui masalah kepengurusan di internal NW.

"Kita kan tidak tahu masalah kepengurusan. Pertama saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, yang kita tahu hanya di lapangan, enggak tahu soal kepengurusan," ucapnya.

Dia mengatakan tidak ada tendensi apapun soal ucapannya. Pada intinya, dia berharap semua pihak dapat menyambut kunjungan Kiyai Ma'ruf Amin ke depannya.

"Intinya bahwa beliau (Ma'ruf Amin) akan silaturahmi ke Pancor dan Anjani. Gak ada niatnya apa-apa. Pak Kiyai dan salah satu putra Anjani masih keluarga, yang penting beliau mau silaturahmi pada keluarga besar NW di Anjani dan Pancor," tutupnya.



(mn-07)

^ KEMBALI KE ATAS

BERITA TERBARU


FOKUS

KOLOM





WWW.MATARAMNEWS.CO.ID adalah situs portal berita dan peristiwa.
Diterbitkan oleh PT. Mataram Media Lestari

Selalu Terhubung :